Showing posts with label kabar terbaru. Show all posts
Showing posts with label kabar terbaru. Show all posts

Satresnarkoba Polres Kediri Sita Ratusan Pil Dobel L Milik Warga Plosoklaten

 


KEDIRI , rekamjejak.site- Tim Buser Satresnarkoba Polres kediri menyita barang bukti narkotika jenis sabu dan narkoba jenis pil dobel L. 



Barang bukti itu disita dari seorang pria berinisial MR (26) buruh serabutan asal Desa Plosolor Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.  



Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H S.I.K  melalui Kasi Humas Polres Kediri AKP Sriati mengatakan terduga pelaku MR diamankan dirumahnya. 



"Terduga pelaku diamankan dirumahnya. Saat diamankan tidak melakukan perlawanan,"kata AKP Sriati, Senin (24/6/2024). 



Penangkapan terduga pelaku MR ini berawal dari pengembangan pengakuan MF alias Gendon (25) warga Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten yang sebelumnya diamankan okeh petugas.  



Terduga pelaku MF alias Gendon mengaku mendapatkan barang bukti Pil dobel L dari MR. Terduga pelaku membeli pil dobel L sebanyak 800 butir dengan harga Rp800 ribu kepada MR.



"MF alias Gendon saat diamankan kedapatan menguasai barang bukti 530 butir pil dobel L. Saat diinterogasi, mengaku membeli barang tersebut dari MR dengan sistem ketemuan di persawahan,"terang AKP Sriati.



Sementara, lanjut disampaikan Kasi Humas, petugas pada saat mengamankan MR menyita barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu dalam 6 plastik klip dengan berat kotor keseluruhan beserta bungkusnya sebesar 2,61 gram atau dengan berat bersih 1,93 gram. 



Selain itu, pil dobel L sebanyak 125 butir dalam 1 plastik klip, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 timbangan digital warna silver dan 1 ponsel.



"Saat ini masih dimintai keterangan terduga pelaku MR,"ucap AKP Sriati. (red.Tim)


Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri

 


, rekamjejak.site- Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Penyematan tanda kehormatan itu dilaksanakan di Rupattama Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/6/2024) siang.

Mengenakan jas dan kopiah, Prabowo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.00 WIB disambut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto dan para Pejabat Utama Mabes Polri lainnya. 


Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama Polri kepada Menhan Prabowo adalah bentuk apresiasi terhadap kerjasama dalam mengamankan NKRI.


“Hari ini Kapolri memberikan penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto Bintang Bhayangkara Utama Polri. Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI.”ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.


Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan Menhan Prabowo memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri. 


Dalam berbagai kesempatan Prabowo Subianto terus mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang sangat penting bagi rakyat dan juga negara. 


Dukungan kepada penguatan Polri juga pernah disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. 


Saat itu Menhan Prabowo menegaskan TNI dan Polri adalah jaminan terakhir NKRI. Untuk itulah rakyat membutuhkan TNI-Polri yang kuat dengan kualitas SDM tangguh dan unggul. 


Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.(red.Tim)

Polres Magetan Himbau Perguruan Silat Hindari Kegiatan yang Memicu Konflik

 


MAGETAN , rekamjejak.site– Untuk mengantisipasi potensi konflik dan menjaga keamanan selama Bulan Muharram, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Magetan menggelar rapat koordinasi ( Rakor ).


Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, pada Rabu (19/6/2024) adalah sebagai bentuk upaya pencegahan konflik sosial dan kewaspadaan menjelang Bulan Muharram 1445 H.


Rakor ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, Ketua DPRD Magetan, perwakilan Lanud Iswahyudi, KONI, dan para ketua/pengurus perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Magetan.


Pj. Bupati Magetan Hergunadi dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi dan antisipasi potensi konflik internal maupun antar perguruan silat. 


"Rapat koordinasi ini diharapkan dapat mengantisipasi potensi konflik internal di kepengurusan perguruan atau organisasi pencak silat di Kabupaten Magetan," ujar Hergunadi.


Hal senada disampaikan oleh Wakapolres Magetan Kompol Arie Taufan Budiman yang juga selaku Wakil Ketua Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Magetan.


Ia menegaskan pentingnya kerjasama semua pihak untuk menjaga Kamtibmas selama Bulan Muharram.


"Ditekankan kepada masing-masing anggota perguruan untuk menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, seperti konvoi kendaraan dan minuman keras," tegas Kompol Arie Taufan.


Menindaklanjuti hal tersebut, Forkopimda Magetan bersama TNI dan Polri berencana untuk melakukan beberapa langkah preventif.


Hal itu guna menjaga kondusifitas keamanan selama berlangsungnya kegiatan pencak silat di bulan Muharram. 


Langkah-langkah preventif tersebut meliputi Pertemuan Rutin Ketua Perguruan, guna koordinasi dan menjaga hubungan baik antar perguruan.


Penyelenggaraan Turnamen Pencak Silat Rutin juga diadakan untuk mengembangkan bakat generasi muda dan mempererat kerukunan antar perguruan.


Rapat ini juga membahas berbagai agenda kegiatan perguruan pencak silat selama Bulan Muharram, termasuk ziarah makam leluhur, pengesahan warga baru dari salah satu perguruan pencak silat, dan peringatan hari lahir perguruan serta kegiatan Suran Agung.


Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan dapat menyelaraskan persepsi antar perguruan silat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Muharram.


“Kita harapkan bersama untuk dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang ada di wilayah Magetan,”ujar Kompol Arie Taufan.


Upaya bersama tersebut lanjut Kompol Arie Taufan juga diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta menghindari segala bentuk gangguan kamtibmas yang mungkin timbul selama perayaan Bulan Suro. 


“Kerjasama dari seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Kabupaten Magetan,”pungkasnya. (red.Tim)


Cegah Laka Lantas Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Patroli Preventif Sampai Perbatasan Jombang - Kediri


, rekamjejak.site- Dalam rangka menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres  Kediri Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Iptu BUDI WINARIYANTO, S.H. bersama anggota melaksanakan Patroli Preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas mulai dari Kec. Pare sampai dengan Perbatasan Jombang. Kamis 19/06/2024


Dari pantauan Awak Media, Selain melaksanakan Patroli preventif dengan sasaran jalanan rawan terjadi kecelakaan Lalulintas, Kanit Ggakkum Satlantas Polres Kediri bersama dengan anggota, juga memberikan himbauan dan juga teguran secara langsung terhadap pengendara sepeda motor yang tertangkap tangan melakukan pelanggaran lalu lintas.


Dalam himbauan yang disampaikan melalui pengeras suara mobil patroli , Kanit Gakkum menyampaikan agar pengguna jalan selalu berhati-hati dalam berkendara,  Untuk tetap menjaga keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lainnya dan mentaati peraturan lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Kediri AKP SURYONO S.Sos melalui Kanit Gakkum IPTU BUDI WINARIYANTO, S.H saat dikonfirmasi awak media mengatakan kegiatan patroli preventif ini akan terus dilaksanakan sampai menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri.



( Mas Boor )

Sederet Fakta Keji Kucing Dipaku di Pohon Perumahan Malang

 

Surabaya , rekamjejak.site- Nasib seekor kucing ini benar-benar malang. Kucing yang telah mati ini ditemukan dalam kondisi dipaku di sebuah pohon dalam kompleks perumahan Kabupaten Malang. Video aksi keji ini viral di media sosial.

Video sadis tersebut beredar di media sosial Instagram. Dalam keterangannya, bangkai kucing tersebut ditemukan warga pada Selasa (18/6) pagi.

Ketika bangkai hendak diturunkan, kaki bagian kiri terputus dan masih terpaku di pohon. Pada bagian badan, terdapat beberapa luka sayatan dan mulut dipenuhi darah yang mengering.

Saat ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di RT 03 Perum Puncak Permata Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

1. Kesaksian Satpam Perumahan
Satpam perumahan yang enggan disebut namanya membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengetahui informasi awal ada kucing yang dipaku di pohon dari laporan warga.

"Saya sempat di-share foto postingan instagram. Nah sempat saya cek tersisa kaki masih dipaku di pohon tersebut," ujarnya saat ditemui detikJatim, Rabu (19/6/2024).

Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan kucing itu dipaku dan siapa yang melakukan perbuatan keji tersebut.

"Gak tahu saya sama sekali. Saya jaganya siang soalnya, kalau malam ada rekan saya, tapi dia juga tidak tahu," ungkapnya.

2. Pengakuan Warga yang Lihat Sendiri Kucing Dipaku di Pohon
Salah satu warga sekaligus saksi Mira mengaku baru mengetahui ada kucing yang dipaku di pohon depan rumahnya pada Selasa (18/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya Mira diberitahu oleh kakak sepupunya.

"Jadi aku tidur terus dikasih tahu kakak sepupu ada kucing tergantung kakinya satu dipaku. Terus saya keluar dan melihat memang ada kucing dipaku kakinya," ujar Mira saat dihubungi detikJatim, Rabu (19/6/2024).

"Tapi saat saya lihat itu tubuh kucing sudah ada di tanah dan kakinya satu masih tertancap di pohon. Kakinya putus saat kakak sepupu saya mau ngambil malah putus kakinya. Sama kakak saya tidak langsung dimakamkan karena keburu mau keluar sama ibu, jadi cuman dipinggirin aja," sambungnya.

3. Kondisi Miris Kucing Dipaku di Pohon
Saat Mira memeriksa bangkai kucing tersebut, terlihat ada beberapa bekas luka sayatan di bagian punggung. Kemudian pada bagian leher terdapat luka dan dari mulut terlihat dipenuhi darah yang mengering.

"Saat itu saya panik dan saya putuskan untuk menguburkan kucing itu. Bagian kaki yang dipaku di pohon mau saya cabut, tapi pakunya sulit dilepas. Makannya belum saya cabut sampai sekarang," ungkapnya.

Ketika mau saya periksa lewat CCTV, kondisi kamera itu mati dan di rumah tidak ada yang bisa mengoperasikannya. "Sampai saat ini pun juga belum tahu siapa yang melakukan perbuatan sekeji itu," sambungnya.

Temuan tersebut memang belum dilaporkan kepada pihak RT atau RW setempat karena Mira dalam kondisi ketakutan. Dia baru berencana untuk menceritakan temuan tersebut kepada RT dan RW.

4. Dugaan Motif Pelaku
Mira menduga ada dua kemungkinan yang membuat kucing itu dipaku di pohon dekat rumahnya. Dugaan pertama ada seseorang yang sengaja menyiksa kucing tersebut.

"Mungkin ada orang gila atau psikopat yang tega melakukan perbuatan itu (menyiksa kucing dan memakunya di pohon)," ujar Mira. 

Mira menambahkan kemungkinan kucing itu dipaku di pohon depan rumahnya sebagai bentuk terror. Apalagi beberapa waktu lalu dia sempat terlibat urusan hukum.

"Kepikiran kalau teror itu, karena dulu saya sempat ada kasus penipuan gitu rekan bisnis saya. Jadi dulu sempat ada yang nangani kasus hukum penggelapan dua mobil saya rugi ratusan juta," terang Mira.

"Nah teman-teman saya yang tahu soal kasus itu menduga kalau ini teror atau ancaman. Apalagi di dekat rumah banyak pohon, kok kucing itu ditancepin di depan rumah saya," sambungnya.(red.i)


Pilu Kecelakaan Maut Truk di Pasuruan Tewaskan Suami-Istri dan Ayah-Anak

 


 Surabaya , rekamjejak.site- Nasib pilu menimpa pasangan suami istri (pasutri) dan ayah-anak yang menjadi korban kecelakaan maut di Pasuruan. Keempatnya tewas usai tertabrak truk trailer nopol L 9524 UO yang diduga mengalami rem blong di jalan Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan.

Tak hanya itu, truk ini terus melaju hingga menabrak sebuah rumah. Beruntung rumah tersebut tengah kosong. Sementara sopir truk mengalami luka serius.

Awalnya, polisi mencatat ada tiga korban tewas. Ketiganya disebut mengendarai dua motor. Yakni pasutri yang berboncengan dan seorang mahasiswi yang awalnya disebut berkendara seorang diri.

Korban tewas yakni Sukirno (46), warga Jalan Manggar 12 RT 02/RW 10, Kelurahan Lowokwaru, Lowokwaru, Kota Malang. Ia merupakan pengendara motor Honda Vario bernopol N 2939 ABO. Sukirno meninggal dunia di TKP dan jenazahnya dikirim ke RSUD Bangil.


Korban tewas kedua yakni Nuril Chomariati (42), istri Sukirno. Nuril berboncengan dengan Sukirno saat ditabrak truk. Ia tewas di TKP dan jenazahnya juga dilarikan ke RSUD Bangil.

Sementara korban tewas lainnya yakni pengendara motor Honda BeAT bernopol N 4309 QJ, Cindy Erindra Prameswari (19). Cindy yang berstatus mahasiswa beralamat di Jalan Kali Ciliwung RT 02/RW 01, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kedopok, Kota Probolinggo.

Namun, saat proses evakuasi, petugas ternyata menemukan satu korban tewas lagi. Korban tewas terbaru ditemukan pada saat bangkai truk dievakuasi. Jenazahnya ditemukan di balik reruntuhan tembok bangunan rumah yang ditabrak oleh truk kontainer itu.

Ternyata, ia merupakan ayah sang mahasiswi yang tewas. Dengan demikian, total korban tewas berjumlah empat orang.

Korban yang baru ditemukan yakni Eko Rukiadi (62) warga Jalam Kali Ciliwung, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kedopok, Kota Probolinggo. Korban adalah guru yang juga merupakan ayah dari Cindy.

Kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Hendro Tjahyono (64), warga Jalan Warakas 1/ 26 Jakut, itu melaju dari arah Malang-Surabaya, Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sampai di lokasi, truk tiba-tiba mengarah ke jalur berlawanan atau arah Surabaya-Malang hingga menabrak dua pengendara motor dan terus meluncur menabrak rumah.

"Dugaan sementara karena rem blong," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Deni Eko Prasetyo di lokasi.

Sedangkan untuk sopir truk, Deni menyebut telah dievakuasi ke ke RSUD Bangil karena mengalami luka berat. Polisi dan petugas Dishub Pasuruan selanjutnya melakukan evakuasi truk ke tepi jalan.

Hingga hari ini, sopir truk masih belum bisa dimintai keterangan. Hendro masih harus mendapatkan perawat intensif setelah mengalami luka memar di kaki kanan dan lecet di kaki kiri.

"Sopir masih dirawat, belum bisa dimintai keterangan," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu Kunaefi, Kamis (20/6/2024). (red.i)


Kondisi Terkini Sopir Truk yang Tabrak 4 Orang hingga Tewas di Pasuruan

 


 Pasuruan , rekamjejak.site- Truk kontainer nopol L 9524 UO menabrak dua motor hingga rumah warga di jalan jurusan Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan. Kecelakaan maut ini menyebabkan empat orang tewas dan satu luka.

Empat orang tewas merupakan penumpang dua motor yang ditabrak truk. Yakni suami-istri dan bapak-anak. Sementara itu, sopir truk kontainer mengalami luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu Kunaefi mengatakan, saat ini sopir truk bernama Hendro Tjahjono (63), warga Jalan Warakas I, Desa Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara masih dirawat di RSUD Bangil. Sopir belum memungkinkan diperiksa atas kecelakaan maut tersebut.

"Sopir masih dirawat, belum bisa dimintai keterangan," kata Kunaefi, Kamis (20/6/2024).

Kondisi sopir truk, kata Kunaefi, mengalami luka pada kaki kanan memar, lutut kiri lecet.

Seperti diberitakan sebelumnya, truk kontainer bernopol L 9524 U0 menabrak dua motor dan rumah di Jalan Raya Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan, Rabu (19/6/2024) pukul 08.00 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan empat orang tewas.

Kecelakaan bermula saat truk Nissan kontainer berjalan dari arah selatan ke utara atau Malang ke Surabaya. Sesampainya di TKP, sopir diduga tak bisa menguasai kendaraan yang dikemudikannya.

Pada saat jalan menurun, truk bergerak ke kanan menaiki median jalan dan memasuki jalur berlawanan, selanjutnya menabrak dua motor dari arah berlawanan lalu menabrak rumah.

Kecelakaan diduga kuat karena rem truk blong, namun polisi akan meminta keterangan sopir untuk memastikan.(red.i)


Ulah Sejoli Mesum di Toilet Masjid Ponorogo yang Bikin Elus Dada

 


Surabaya , rekamjejak.site- Perbuatan sejoli di Ponorogo ini bikin mengelus dada. Keduanya kepergok saat berbuat mesum di toilet masjid. Usai kepergok, mereka dibawa ke kantor polisi.

Sejoli yang kepergok oleh warga itu adalah MAJ (25) dan ADK (24). Keduanya asal Kecamatan Balong dan Sukorejo, Ponorogo. Mereka tertangkap basah mesum di kamar mandi Masjid Al Ikhlas, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Selasa (18/6) malam.

Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Sumoroto untuk dimintai keterangan.

"Kejadian (Selasa) pukul 21.00 WIB. Saya ditelepon warga lingkungan sini, katanya ada pasangan mesum," tutur Kasie Pelayanan Desa Carat, Yatin kepada wartawan, Rabu (19/6/2024).


Yatin menerangkan, saat dia datang posisi sejoli itu sudah duduk di serambi masjid bagian selatan. Mereka dikerumuni warga sekitar masjid. Oleh Yatin, akhirnya keduanya dilaporkan ke Polsek Sumoroto untuk diamankan.

"Saya nggak mau ambil risiko karena bukan warga Carat. Akhirnya, saya telepon Polsek supaya diamankan," terang Yatin.

Yatin melanjutkan, si perempuan sudah menangis ketakutan. Sementara si laki-laki menutupi wajahnya dan tidak menjawab saat ditanya oleh warga.

"Akhirnya saya mintai KTP buat mencari tahu siapa orang tuanya, di mana alamatnya. Setelah dijemput Polsek saya sudah tidak tahu lagi kelanjutannya," beber Yatin.

Ternyata, mereka sudah tiga kali melakukan aksi mesum. Pengakuan ini diungkapkan keduanya di hadapan polisi.

Kapolsek Sumoroto Kompol Haryo Kusbintoro menjelaskan, awalnya, warga curiga dengan sejoli yang masuk ke toilet masjid. Warga curiga kalau mereka berbuat mesum.

"Waktu kita periksa, arahnya ke situ (mesum). Semua diperiksa penyelidik polres, kita masih menunggu hasil pemeriksaannya dari penyidik PPA Polres," kata Haryo.

Haryo menyebut, sejoli itu mengaku sudah melakukan mesum sebanyak tiga kali. Namun, aksi mesum di kamar mandi masjid baru satu kali ini.

"Baru sekali di kamar mandi, melakukan di penginapan atau hotel sudah beberapa kali," pungkas Haryo. (red.i)